PENGEMBANGAN PRODUK MEDIA KOMIK DIGITAL UNTUK PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA BAGI SISWA SMA DI KOTA SALATIGA

Authors

  • David Wicaksono Universitas Kristen Satya Wacana
  • Yari Dwikurnaningsih Universitas Kristen Satya Wacana
  • Setyorini Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.33578/mbi.v16i12.70

Keywords:

Media Komik Digital, Pencegahan, Penyalahgunaan Narkoba

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media komik digital sebagai upaya mencegah penyalahgunaan narkoba bagi kalangan remaja SMA di Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan menurut Brog and Gall. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis kualitatif dan kuantitatif. Data berupa saran, komentar dan kritikan dianalisis secara kualitatif.  Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan alat evaluasi dengan skala penilaian akseptabilitas by the Joint Committee on Standards for Educational Evaluation. Hasil penelitian di uji oleh guru BK SMA Kristen Satya Wacana Salatiga dan SMA Negeri 1 Salatiga. Uji ahli dilakukan dengan ahli bidang materi BK dan ahli bidang media komik digital. Hasil penilaian ahli materi BK antara lain: indikator kegunaan 85,7%, indikator kelayakan 65% dan indikator ketepatan 87,5% lalu hasil penilaian ahli media antara lain: indikator bentuk fisik 75%, indikator penokohan 50%, indikator kegrafisan 68,75% dan indikator warna 65%. Sedangkan hasil uji konselor yang dilakukan di sekolah SMA Kristen Satyawacana Salatiga dan SMA Negeri 1 Salatiga mendapatkan hasil yakni: indikator kegunaan 94%, indikator kelayakan 83,75% dan indikator ketepatan 68,75%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk komik digital yang berjudul “Jauhi Narkoba, Remaja hebat, Muda Sehat”, sudah memenuhi kriteria dan layak digunakan sebagai media digital layanan bimbingan dan konseling

References

Anitah, Sri. (2012). Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2011). Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja. Sumbangan: Perpustakaan BNN RI

Badan Narkotika Nasional, (2020). Hasil data Penyalahgunaan Narkoba Jawa Tengah. https://rakyatjateng.fajar.co.id/2020/12/31/selama-2020-kasus-narkoba di-jateng-meningkat/ (4 Januari 2021).

Badan Narkotika Nasional, (2019). Ratusan Ribu Pelajar di Jateng

Terindikasi Pakai Narkoba (Internet). https://m.solopos.com/duh-ratusan-ribu-pelajar-di-jateng-terindikasi-pakai-narkoba-1001601 (4 Januari 2021).

Hakim, A.F. (2017). Pengembangan Komik Digital Sebagai Media Pembelajaran Alat-alat Internasional Pada Materi Perekonomian Terbuka. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Jusep, (2020). “Perancangan Buku Komik Bahaya Narkoba Anak”,Skripsi Fakultas Bahasa dan Seni: Universitas Padang.

Kemendikbud. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah Atas. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan.

Kurnaningsih, Yari. (2012). Media Bimbingan dan Konseling. Salatiga: Widya Sari Press Salatiga.

Mintarsih, T.K. (2017). Pengembangan Komik Pada Pembelajaran IPA Materi Pesawat Sederhana Dengan Model Discovery Learning Untuk Siswa Kelas 5 SD. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana.

M.S. Gumelar. (2011). Comic Making. Jakarta: Indeks.

Rahmanto, Panji. (2018). Pengembangan Media Komik Untuk Mencegah Perilaku Bullying Siswa Kelas VII. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana.

Setiawan, Samhis. Pengertian Validitas Beserta Bentuk dan Jenis. Jakarta, 2021, www.gurupendidikan.co.id. Diakses pada 27 Maret 2021.

Sudjana, N. (2013), Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sudjana, N., & Rifai, A., (2011). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru

Algensindo.

Suryani, Nunuk, (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA, CV.

Sindonews, (2020). Sat Resnarkoba Polres Salatiga Ungkap 45 Kasus.

(Internet).https://daerah.sindonews.com/artikel/jateng/16219/2020-sat-resnakoba-polres-salatiga-target-ungkap-45-kasus (28 Desember 2020)

WHO, (2014). Hak Perlindungan Anak yang diatur oleh undang-undang Internet).https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/Pus datin/Infodatin/Infodatin%20reproduksi%20remaja-ed.pdf (18 Januari 2021).

Downloads

Published

2022-07-11

Issue

Section

Articles