PENGARUH PENAMBAHAN CACAHAN PLASTIK PET (POLYTETHYLENE TEREPHTHALATE) PADA BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU PETANGIS TERHADAP KUAT TEKAN

Authors

  • Fajriaty Achidah sekolah tinggi pariwisata mataramProgram Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Balikpapan
  • Andi Marini Indriani Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Balikpapan
  • Gunaedy Utomo Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Balikpapan

Keywords:

PET (Polytethylene Terephthalate), Kuat Tekan dan Beton

Abstract

Limbah plastik merupakan limbah yang sangat sulit terurai, hal ini seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan. Limbah plastik tersebut mempunyai berat yang ringan dan tidak mudah berubah bentuk. Ada banyak jenis plastik dari polyethylene, Salah satunya adalah PET (Polyethylene Terephthalate). Pada penelitian ini menggunakan jenis plastik PET (Polytethylene Terephthalate) dengan ukuran lebar 3mm dan panjang 5mm dengan benda uji terdiri dari 80 silinder, pengujian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan kuat tekan pada umur 7, 14, 21 dan 28 hari. Perencaan adukan beton menggunakan metode SK SNI 2384-2000 dan mutu beton yang direncanakan sebesar 14,53MPa. Hasil penelitian ini pada beton campuran PET (Polytethylene Terephthalate) dengan 60 sampel dengan variasi persentase PET (Polytethylene Terephthalate) 0,7%, 0,85% dan 1,0%. Kuat tekan tertinggi tercatat pada persentase PET 0,7% pada masa 28 hari dengan nilai sebesar 16,05 MPa dan kuat tekan terendah pada persentase PET 1,0% pada masa 28 hari dengan nilai sebesar 11,67 MPa. Kuat tekan semakin menurun dengan bertambahnya variasi plastik sebab bentuk permukaan batu plastik yang licin tidak mampu mengikat semen, ringannya plastik berpengaruh pada berat beton yang terus berkurang seiring banyaknya plastik didalam dan berkurangnya agregat batu Petangis. Berdasarkan hasil, maka penambahan PET terhadap kuat tekan beton tidak memiliki pengaruh yang baik

References

Apriliya, dkk. 2021. Pengaruh Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Bahan Tambah Botol Plastik Kemasan Air Mineral Jenis Polyethylene Terephthalate (Pet). Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Buton.

Alfiandi, Dhiyando Giovanni dan Nursyamsi. Pengaruh Penggunaan Limbah Plastik PET Sebagai Agregat Kasar Pada Beton Ringan Struktural.

Cahyanto, Adi dan Sunarko. 2022. Penelitian Paving Block Dengan Bahan Tambahan Plastik Pet dan Gamping Pengaruhnya Terhadap Kuat Tekan K-175. Univeritas 17 Agustus, Banyuwangi.

Muhammad, D. O., & Darmawan, R. (2022). Pengaruh penambahan cacahan plastik PET (Polyethylene Terephthalate) pada beton yang menggunakan agregat kasar dari merapi dan clereng terhadap kuat lentur, kuat tekan dan modulus elastis. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Oktoyudha, Aditya Hananta. 2023. Pengaruh Penambahan Cacahan Sampah Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) Pada Variasu Rancang Campur Paving Block. Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pirdaus. 2019. Pengaruh Penambahan Limbah Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Pada Paving Block. Fakultas Teknik, Universitas Bina Darma.

Pradana, Y. T. (2019). Analisa Pengaruh Campuran Limbah Plastik Sebagai Material Beton Ringan. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Medan Area.

SNI 03-1968-1990. (1990). Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar. Badan Standar Nasional Indonesia, 1–5.

SNI 03-2834-2000. (2000). SNI 03-2834-2000: Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Sni 03-2834-2000, 1–34.

SNI 2847. (2019). Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Standar Nasional Indonesia, 8, 720.

Widiarini, Mufida Rahma. 2023. Pengaruh Penambahan Limbah Plastik Botol Air Mineral Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Dan Kuat Lentur Beton. Fakultas Teknik Sipili dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia.

Downloads

Published

2024-01-31

Issue

Section

Articles