ANALISIS WAKTU BIAYA MENGGUNAKAN METODE CRASHING DAN FAST TRACK GEDUNG DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) DI TENGGARONG

Authors

  • Muhammad Izzan Akbar Syahputra Fakultas Teknik, Prodi Magister Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Indonesia
  • Habir Habir Fakultas Teknik, Prodi Magister Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Indonesia
  • Eswan Eswan Fakultas Teknik, Prodi Magister Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33578/mbi.v17i6.212

Keywords:

Fast Track, Crashing, Percepatan Proyek, Penjadwalan Konstruksi, Analisis Waktu Biaya

Abstract

Proyek pembangunan Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Tenggarong merupakan proyek konstruksi yang memiliki potensi keterlambatan akibat berbagai kendala teknis dan manajerial. Keterlambatan proyek dapat berdampak pada pembengkakan biaya serta menurunkan kinerja pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis percepatan waktu dan pengaruhnya terhadap biaya pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode fast track dan crashing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada proyek Gedung DMI di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Project 2021 sebagai alat analisis penjadwalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode fast track mampu mempercepat durasi proyek dari 180 hari menjadi 172 hari (pengurangan 8 hari) dengan total biaya sebesar Rp7.515.228.305,93 atau mengalami penghematan sebesar Rp33.550.126,37 (0,44%) dibandingkan biaya normal. Sementara itu, metode crashing mempercepat durasi proyek menjadi 173 hari (pengurangan 7 hari), namun meningkatkan total biaya menjadi Rp7.571.605.400,81 atau bertambah sebesar Rp22.826.968,51 (0,30%) dari biaya normal. Berdasarkan hasil analisis waktu dan biaya, metode fast track dinilai lebih efektif dan efisien karena mampu mempercepat penyelesaian proyek tanpa penambahan sumber daya yang signifikan serta memberikan penghematan biaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan strategi percepatan pada proyek konstruksi sejenis

References

Adi, K., Nugroho, S., & Rahmawati, D. (2016). Analisis percepatan proyek dengan metode fast track pada proyek konstruksi gedung. Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 45–53.

Ervianto, W. I. (2005). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi.

Heizer, J., & Render, B. (2014). Operations Management (11th ed.). Boston: Pearson Education.

Husen, A. (2011). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Andi Offset.

James, P. (2012). Project Management for Construction. New York: McGraw-Hill.

Kurniawan, A. (2017). Penerapan metode fast track dalam percepatan proyek konstruksi. Jurnal Rekayasa Sipil, 8(1), 23–30.

Leach, L. P. (2014). Critical Chain Project Management (3rd ed.). Norwood: Artech House.

Mahapatni, A. (2019). Analisis percepatan durasi proyek dengan metode crashing pada proyek pembangunan gedung. Jurnal Teknik Infrastruktur, 5(2), 101–109.

Nurhayati. (2010). Manajemen Proyek. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Oetomo, W., Wijanarko, A., & Prasetyo, B. (2017). Evaluasi waktu dan biaya proyek dengan metode crashing. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 19(1), 55–63.

Project Management Institute (PMI). (2017). A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide) (6th ed.). Pennsylvania: PMI.

Putra, R., & Hartati, S. (2017). Studi penerapan fast track pada proyek konstruksi gedung bertingkat. Jurnal Konstruksia, 9(1), 67–75.

Soeharto, I. (1999). Manajemen Proyek: Dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta: Erlangga.

Tjaturono, & Mochtar, I. B. (2009). Pengaruh metode fast track terhadap durasi pelaksanaan proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 16(3), 145–152.

Wijaya, H. (2010). Perencanaan dan Pengendalian Proyek. Jakarta: Gramedia

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles