PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KAWAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Authors

  • Surya Hadi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Mataram

DOI:

https://doi.org/10.33578/mbi.v17i1.89

Keywords:

Beton Serat, Kuat Tekan, Serat Kawat

Abstract

Beton serat adalah bagian komposit yang terdiri dari beton biasa dan bahan lain yang berupa serat. Serat pada umumnya berupa batang-batang dengan diameter 5-500 µm (mikro meter) dan panjang sekitar 25 mm sampai 100 mm. Bahan serat dapat berupa serat asbestos, serat tumbuhan (ijuk, rami, bambu), serat plastic (propylene), atau potongan kawat baja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh dari penambahan serat kawat tersebut terhadap kuat tekan beton.  Pada penelitian ini pembuatan beton dilakukan dengan penambahan bahan tambah dari serat kawat berbentuk U dengan ukuran tinggi 20mm dan lebar bawah 400mm. Presentase yang digunkan untuk campuran itu adalah 0,25%, 050% dan 0,75%. Kesimpulan yang didapat dari pencampuran beton dengan serat kawat tersebut adalah pengaruh penambhan kawat bendrat bentuk U dapat meningkatkan kuat tekan beton yaitu berturut turut, pada penambahan 0,25% sebesar 26,7 Mpa, penambahan 0,50% sebesar 26,89Mpa. Peningkatan kuat tekan beton maksimal dicapai pada variasi 0,75% (BB-3) sebesar 27,27 Mpa, peningkatan kuat tekan tersebut signifikan dibandingkan dengan beton biasa dengan kuat tekan sebesar 27,84 Mpa.

References

Mulyono, T., 2004, Teknologi Beton, Andi, Yogyakarta.

Tjokrodimuljo, K., 1996, Teknologi Beton, Jurusan Teknik Sipil, Fakults Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Aston, T.B., 2001, Definisi Beton.

Suhendro., 2000, Beton Fiber Konsep, Aplikasi dan Permasalahannya, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

SNI 03-2834-1992, Batas-Batas Gradasi Agregat Halus dan Batas-Batas Gradasi Agregat Kasar.

SNI 15-2049-2004, Komposisi Semen dan Batasan.

Downloads

Published

2022-08-10

Issue

Section

Articles